Bintang berkedip lebih pijar dari malam biasanya. Bulan berbentuk bulat sempurna serta api unggun yang menyala-nyala memperindah nuansa malam yang sangat penting ini. Meratap! mengatakan salam perpisahan adalah hal yang paling sulit kepada orang yang sudah berbagi hidupnya kepada kita. Terlebih lagi, sudah tiga tahun kami hidup pada satu atap.
Aku memperhatikan wajah mereka satu-persatu yang merah menyala karena pancaran cahaya dari api unggun yang kami kelilingi ini. Terlalu banyak kenangan, akan terlalu banyak air mata dan akan ada kerinduan yang teramat dalam setelahnya. Pikiranku mulai menjelajah jauh menuju masa lalu . . .
***
Di bawah pohon cemara ini aku duduk bersamanya seperti biasa. Di sinilah tempat kami selalu berbagi kehidupan, bercerita, bercanda, tertawa ataupun hanya sekedar istirahat sebelum jam pelajaran di mulai kembali. Saat itu aku baru saja menyelesaikan studi di SMP N 1 Pasir Penyu. Kami telah melalui banyak hal bersama. Kami selalu ingin menuju tingkat sekolah yang lebih tinggi. Akan tetapi kami belum siap untuk berpisah, itu karena aku dan dia akan melanjutkan studi di daerah yang berbeda.
Ari! Itu namanya. seorang yang menganggapku sebagai sahabat terbaiknya. Meskipun begitu, egoku tak pernah mau mengakui dia adalah sahabat terbaikku. Meskipun aku merasakan kehangatan yang di ciptakan oleh ikatan itu. Hingga saat ini aku masih menyesalinya, di SMA tak satupun yang aku temui bisa seperti Ari. Seorang yang tahu akan segala kekurangan yang aku miliki, namun tak pernah mencoba untuk berpaling dariku. Kata-kata pertemuan terakhir kamipun masih terngiang di kepalaku. Kata-kata yang mampu membuat air mataku terjatuh jika mengingatnya kembali.
"Sampai kapanpun kau adalah sahabatku!" Itulah kata-kata terakhir yang Ari sampaikan pada pertemuan terakhir kami.
Dari lubuk hatiku yang paling dalam aku ingin menjawab "Kau juga sahabatku terbaikku!" tapi aku memilih diam karena egoku.
Aku tersentak dari tidurku. Ku rasakan pipiku basah karena air mata. Aku fokuskan pandanganku dari gelapnya ruangan tidur di asramaku. "Mereka masih tertidur!" ucapku dalam hati. Aku mencoba bangkit dari kasur sembari berjalan menuju jemuran di belakang asrama. Aku duduk bersela, di temani oleh pakaian-pakaian yang masih lembab. Lampu di tempat ini pun tak bagus lagi, sesekali hidup dan mati. Aku suka tempat ini, aku suka suasana yang tenang, dan langit malam terlihat lebih luas bersama bintang-bintangnya.
Aku mengehela nafas panjang lalu menatap ke arah langit "Hei, apa kau tahu? Aku selalu mengagumimu, ingin menjadi sepertimu dan berusaha membuatmu bangga mempunyai seseorang sepertiku. Perasaanku juga sama seperti perasaanmu terhadapku. Ikatan persahabatan yang telah kau sebutkan, sebenarnya juga sangat aku rasakan. Aku juga ingin memasukkan sebuah kata sahabat diantara namamu dan namaku. Kalimat kau adalah sahabatku terdengar sangat indah saat kau mengucapkannya. Kau benar! Aku hanya tidak tahu bagaimana cara mengungkapkannya. Aku terlalu bodoh untuk bisa mengatakan apa yang sebenarnya ada di dalam perasaanku. Hingga apa yang seharusnya tidak aku ucapkan , malah itu yang telah kau dengar. Hingga apa yang aku ucapkan itu, kini aku yang terluka sendiri. Pasti kau sudah banyak mendapatkan teman baru di sekolah baru pula bukan? Yang lebih menganggapmu berarti sebagai sahabatnya. Tak seperti orang bodoh seperti aku ini." Tak terasa mataku kembali sembab. Air mata menerobos dari sela-sela mataku, namun aku tak menghiraukannya dan ku biarkan saja hingga mengering sendiri nantinya. Lagian tak ada orang yang akan melihat. Di sini hanya ada aku, bintang dan bayangannya! Seorang sahabat sejati yang dulu pernah aku sia-siakan keberadaannya.
Sejak saat itu aku bersahabat bersama malam serta bintang untuk sekedar menyalurkan segenap rindu yang mengambang tenang di dalam alam bawah sadar.
About Me
Followers
Total Pageviews
Sunday, 4 June 2017
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Popular Posts
-
Welcome to immoeds.blogspot.co.id Sudah lama saya tidak memposting tutorial photoshop nih. kali ini saya akan posting tutorial photoshop ef...
-
Selamat datang kembali di Blog Belajar Tanpa batas. Pada kesempatan kali ini saya akan memberikan Tutorial Memasukkan Gambar Pada Tulisan M...
-
Selamat datang kembali di Immoeds.blogspot.co.id. Pada kesempatan kali ini saya akan memberikan cara bagaimana menyembunyikan file pada komp...
-
Welcome to Immoeds.blogspot.co.id. Pada kesempatan kali ini saya akan bagikan kepada teman – teman sekalian tentang rahasia tombol – to...
-
Welcome to Immoeds.blogspot.com Pada kesempatan kali ini saya akan kembali memposting turorial photoshop, yakni membuat Dispersion Efect....
-
Sebelum saya menjelaskan bagaimana cara menginstall ulang komputer dengan Virtualbox, saya akan menjelaskan beberapa hal tentang VirtualBox....
-
Selamat datang di immoeds.blogspot.co.id Pada kesempatan kali ini saya masih akan memposting tutorial photoshop dengan tema cara mewarnai r...
-
Welcome to Immoeds.blogspot.com Sudah lama sekali rasanya saya tidak memposting di blog ini. Kali ini saya akan memposting...
-
Welcome to Immoeds.blogspot.com Indonesia sedang kalang kabut sejak munculnya malware Ransomware Wannacrypt. Virus ini adalah virys y...
-
Mengoperasikan sebuah komputer atau PC dari jarak jauh atau istilahnya di remote adalah suatu hal yang sudah biasa dilakukan, umumnya mere...
0 komentar:
Post a Comment